Cara Terbaru Menurunkan Berat Badan


Cara Terbaru Menurunkan Berat Badan

Berat badan yang ideal 

bukan hanya memberikan postur tubuh yang menarik dilihat, namun juga baik untuk kesehatan tubuh manusia.

Namun banyak orang tidak mengetahui berapa sebenarnya berat badan ideal mereka.

Prinsip paling pertama adalah Anda harus mengetahui dahulu target berat badan ideal yang ingin Anda capai.
Mari kita cari tahu cara menghitung berat badan ideal dan cara mencapai berat badan ideal. 
Bagaimana mengetahui berat badan ideal? 

3 Prinsip Sederhana Menurunkan Berat Badan


3 Prinsip Sederhana Menurunkan Berat Badan Berat badan ideal dapat dihitung dengan perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). IMT didapat dengan menggunakan rumus kuadrat dari berat badan dalam kilogram dibagi tinggi badan dalam meter.

Misalkan berat badan Anda 70 kg dan tinggi badan 1,7 meter maka IMT Anda adalah 70 kg/ (1,7 m)2, yaitu 24,2 kg/m2.

IMT yang ideal untuk orang Indonesia adalah 18,5-22,9, untuk IMT dibawah 18,5 berarti berat badan kurang, sedangkan IMT lebih dari 23 maka Anda mengalami obesitas.

Atau untuk lebih mudahnya, Anda dapat menggunakan tools Indeks Massa Tubuh Klikdokter.com dengan klik disini.

Prinsip kedua adalah Anda harus mengetahui dan mencamkan baik-baik bahaya dari kondisi obesitas atau kegemukan.

Dengan demikian diharapkan Anda dapat menumbuhkan kesadaran diri mengenai pola hidup sehat untuk meraih gol berat badan ideal.

Berat badan berlebihan bisa dikatakan sebuah penyakit sendiri. Derajat kegemukan berhubungan dengan peningkatan risiko kejadian penyakit jantung koroner.

Berbagai faktor risiko tersebut diantaranya adalah tekanan darah tinggi, dislipidemia, diabetes mellitus tipe 2 dan sindrom metabolik. Jika ada secara bersamaan, berbagai faktor ini meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah.

Lalu prinsip ketiga adalah mengetahui cara yang tepat dan benar menurunkan berat badan yang sesuai dengan kaidah medis. Bagaimana cara untuk menurunkan berat badan?  

dr. Alvin Nursalim

Yang Ga Berani Jangan Nonton

TINDKAN OPRASI TULANG KAKI KEPADA PASIEN YANG MENGALAMI PATAH TULANG AKIBAT DARI KECELAKAAN LALU LINTAS YANG DIALAMINYA


Adakah Kaitan Antara Teh Panas dan Kanker Tenggorokan?


Meminum Teh Panas dan Kanker Tenggorokan

Hubungan
Meminum Teh Panas dan Kanker Tenggorokan

Hubungan meminum teh panas dan kanker tenggorokan menurut hasil riset terbaru yang diperoleh peneliti Iran menunjukkan, bahwa meminum teh dalam keadaan masih panas dapat menyebabkan Kanker Tenggorokan.
Pada penelitian terdahulu, dalam British Medical Journal dikemukakan terdapat hubungan antara tembakau dan alkohol sebagai penyebab kanker oesophagus.

Selain itu disebutkan pula, minuman panas berpotensi menimbulkan tumor.
Meminum teh panas dengan temperatur di atas 70 derajat celcius sama dengan meningkatkan resiko kanker tenggorokan delapan kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan meminumnya dalam keadaan hangat, yaitu di bawah 65 derajat, demikian penjelasan peneliti.

Meminum Teh Panas dan Kanker Tenggorokan

Bersama timnya, Reza Malekzadehdari Tehran University meneliti, kebiasaan minum 300 orang yang didiagnosa mengidap kanker tenggorokan, sementara 571 orang lainnya dalam keadaan sehat.Mereka semua berasal dari daerah yang sama, di provinsi Golestan, di Iran Utara.
Malekzadeh mengatakan, menjadikan daerah ini sebagai sampel penelitian karena Golestan merupakan salah satu daerah dengan tingkat kanker tenggorokan tertinggi di dunia.

Namun, sebaliknya tingkat kebiasaan merokok dan minum alkohol di daerah ini sangat rendah. Perlu diketahui, hampir semua penduduknya meminum teh hitam secara rutin, sebanyak satu liter setiap harinya.


Hasilnya, orang yang rutin meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan, beresiko memicu berkembangnya kanker lebih cepat jika dibandingkan dengan mereka yang menunggu empat menit atau lebih.


Tidak ada keterangan pasti seberapa panas suhu teh yang menyebabkan kanker, namun peneliti menyimpulkan luka akibat panas dari teh akan menyebabkan iritasi tenggorokan.


Dibandingkan dengan meminum teh hangat pada temperatur 65 derajat Celsius atau kurang, dengan meminum teh panas, antara 65 dan 68 derajat Celsius, berkaitan dengan dua kali resiko kanker tenggorokan, dan meminum teh yang sangat panas pada 70 derajat Celsius atau lebih berkaitan dengan peningkatan delapan kali lipat.


Dampak kanker tenggorokan cukup mengerikan. Tercatat setiap tahunnya lebih dari 500.000 orang di dunia meninggal akibat penyakit ini.


Penyakit ini tumbuh subur terutama di daerah Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Kanker ini termasuk mematikan, dengan rata-rata kesembuhan sekira 12 hingga 31 persen, itu pun membutuhkan waktu yang cukup lama, sekira 5 tahun.


"Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan kuat resiko kanker tenggorokan yang berhubungan dengan meminum teh panas atau sangat panas. Saran kami, orang mesti menunggu beberapa menit sebelum meminum satu gelas teh yang baru diseduh dengan air mendidih,” ujarnya.